PTTEP Indonesia Dorong Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan melalui Program Berbasis Masyarakat
Jakarta – PTTEP Indonesia terus memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui berbagai program lingkungan yang mengedepankan kolaborasi dan keterlibatan masyarakat. Selain menjalankan aktivitas di sektor eksplorasi dan produksi energi, perusahaan mengembangkan program PTTEP CSR pada bidang lingkungan, kesehatan, pendidikan, serta pengembangan masyarakat.
Upaya tersebut menjadi bagian dari pendekatan PTTEP
Indonesia dalam menciptakan manfaat yang lebih luas di luar aktivitas bisnis
utama perusahaan. Salah satu fokus yang terus dikembangkan adalah pengelolaan
sampah secara berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.
Pengelolaan Sampah Menjadi Program Berkelanjutan
Salah satu langkah nyata PTTEP Indonesia terlihat melalui
pengembangan program pengelolaan sampah terpadu. Program tersebut telah
dijalankan di berbagai daerah dan memperoleh pengakuan internasional
melalui Best Environmental Excellence Award kategori Gold Level dalam
18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok pada April
2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas program integrated waste
management yang telah dikembangkan perusahaan di sejumlah wilayah Indonesia
sejak 2018. Pengembangan program mencakup daerah seperti Nusa Tenggara Timur,
kawasan Danau Toba, dan Lombok sehingga manfaatnya tidak hanya berorientasi
pada pengurangan sampah, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam
pengelolaan lingkungan.
Hadirkan Fasilitas Pengolahan Sampah di Labuan Bajo
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui peresmian Organic
Waste Processing Facility and Education Center di Labuan Bajo pada
April 2026. Fasilitas dikembangkan PTTEP Indonesia bersama Kementerian
Koordinator Bidang Pangan, PT INGRAM, dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
Fasilitas ini dirancang untuk mengolah sampah organik
menjadi produk yang memiliki nilai sekaligus berfungsi sebagai pusat
pembelajaran bagi masyarakat, sekolah, dan pemangku kepentingan setempat.
Program tersebut juga mendorong penerapan ekonomi sirkular serta peningkatan
kesadaran lingkungan di salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas
Indonesia.
Lingkungan dan Masyarakat Menjadi Bagian dari
Keberlanjutan
Pendekatan PTTEP Indonesia menunjukkan bahwa penyelesaian
permasalahan lingkungan membutuhkan lebih dari sekadar pembangunan
infrastruktur. Edukasi, perubahan perilaku, serta keterlibatan masyarakat
menjadi bagian penting agar program dapat memberikan manfaat dalam jangka
panjang.
Prinsip tersebut sejalan dengan pendekatan perusahaan
terhadap Safety, Security, Health and Environment (SSHE). PTTEP
menempatkan SSHE sebagai salah satu nilai inti dengan perhatian pada
keselamatan dan kesehatan, perlindungan lingkungan, serta keamanan masyarakat
dan kegiatan operasional.
Kolaborasi untuk Dampak yang Lebih Luas
Pelaksanaan berbagai program PTTEP Indonesia turut
menunjukkan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, organisasi
sosial, dan masyarakat. Model kolaboratif memungkinkan program keberlanjutan
dikembangkan berdasarkan persoalan yang dihadapi suatu wilayah sekaligus
mendorong partisipasi pemangku kepentingan lokal.
Selain program lingkungan, PTTEP Indonesia juga menjalankan
berbagai kegiatan sosial pada bidang kesehatan dan pendidikan. Rangkaian
program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan dampak
sosial yang berkesinambungan.
Melalui kombinasi antara kegiatan usaha di sektor energi dan
program pembangunan berkelanjutan, PTTEP Indonesia terus
memperkuat perannya sebagai perusahaan yang menempatkan aspek ekonomi, sosial,
dan lingkungan sebagai bagian dari pendekatan operasional.
Informasi mengenai aktivitas bisnis, program CSR,
keberlanjutan, dan perkembangan perusahaan dapat ditemukan melalui situs
resmi pttep-indonesia.co.id.
